[Fatwa] Firasat dalam Pandangan Islam

Pertanyaan:

Apa hukum mempercayai firasat ? Apa ini termasuk syirik ? Mohon rinciannya. Jazaakallah khairan.

 

Jawaban:
Firasat dapat diartikan sebagai:

الاستدلال بالأمور الظاهرة على الأمور الخفية

_‘Mengambil kesimpulan atas perkara yang tidak diketahui berdasarkan perkara yang nampak.’_

atau,

قدرة على معرفة بعض الأحوال ببعض العلامات الظاهرة

_‘Kemampuan mengenal beberapa kondisi dengan bertopang pada tanda-tanda yang nampak.’_

atau,

تحليل ما يتوقع حصوله في المستقبل بواسطة تحليل الأحداث

_‘Menganalisa apa yang akan terjadi dengan cara melakukan analisis terhadap berbagai peristiwa/fenomena.’_

Firasat pun dibenarkan dalam Islam

Allah ta’ala berfirman,

إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِلْمُتَوَسِّمِينَ

_“Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang memperhatikan tanda-tanda.”_ [al-Hijr: 75].

Ulama memiliki beberapa tafsiran tentang makna ‘mutawassimin’ dalam ayat di atas. Mujahid berpendapat bahwa mutawassimin dalam ayat tersebut adalah orang-orang yang memiliki firasat. Menurut Ibnu Abbas, artinya orang-orang yang memiliki pandangan. Menurut Qatadah, artinya orang-orang yang mengambil pelajaran. Sedangkan menurut al-Muqatil, artinya orang-orang yang berpikir.

Kata Ibnu al-Qayyim seluruh tafsiran di atas tidaklah bertentangan, karena orang yang memandang dan memperhatikan akibat dan kesudahan yang dialami orang-orang yang mendustakan, tentu akan mendapatkan firasat, pelajaran, dan pemikiran.

Allah juga berfirman perihal orang-orang munafik,

وَلَوْ نَشَاءُ لَأَرَيْنَاكَهُمْ فَلَعَرَفْتَهُمْ بِسِيمَاهُمْ ۚ وَلَتَعْرِفَنَّهُمْ فِي لَحْنِ الْقَوْلِ ۚ وَاللَّهُ يَعْلَمُ أَعْمَالَكُمْ

_“Dan kalau Kami kehendaki, niscaya Kami tunjukkan mereka kepadamu sehingga kamu benar-benar dapat mengenal mereka dengan tanda-tandanya. Dan kamu benar-benar akan mengenal mereka dari kiasan-kiasan perkataan mereka dan Allah mengetahui perbuatan-perbuatan kamu.’_ [Muhammad: 30].

Pada ayat di atas, sebagaimana dikatakan oleh Ibnu al-Qayyim, mengenal yang pertama merupakan firasat yang bersumber dari pandangan dan mata. Sedangkan mengenal yang kedua adalah firasat yang bersumber dari telinga dan pendengaran.

*Inilah yang disebut oleh Ibnu al-Qayyim dengan firasat imaniyah, firasat yang berkaitan dengan iman. Sebabnya adalah cahaya yang dimasukkan Allah ke dalam hati hamba, sehingga bisa membedakan antara yang haq dan yang batil, yang jujur dan yang dusta. Firasat ini tergantung kekuatan iman. Siapa yang imannya lebih kuat, maka firasatnya lebih tajam. Pokok firasat ini berasal dari kehidupan dan cahaya yang diberikan Allah ta’ala pada hamba yang dikehendaki-Nya, akibatnya hati hidup dan bersinar karenanya, sehingga hampir-hampir firasatnya tidak pernah meleset.*

Berdasarkan hal tersebut, seorang yang alim dan shalih bisa mengenal kondisi seseorang atau memprediksi akibat dari suatu perbuatan di masa yang akan datang bedasarkan bashirah dan ilmu agama yang dimilikinya.

Berbeda dengan jenis firasat yang disebutkan sebelumnya, di sana terdapat dua jenis firasah lainnya, yaitu firasah riyadhiyah dan firasat khalqiyah.

*Firasat riyadhiyah adalah firasat yang diperoleh dengan cara latihan (mengolah jiwa), membuat diri lapar, tidak tidur malam, dan menyepi.* Diyakini jika jiwa dibebaskan dari segala macam keterikatan, dia akan memiliki firasat dan pengungkapan hakikat, tergantung dari porsinya. Kata Ibnu al-Qayyim, firasat ini bisa didapatkan orang muslim dan kafir, serta tidak menunjukkan pada iman dan kewalian. Selain itu, lanjut beliau, banyak orang bodoh terkecoh dengan firasat ini, dan firasat ini tidak mengungkapkan kebenaran yang mendatangkan manfaat dan diperoleh tidak dengan cara yang lurus.

Sedangkan *firasat khalqiyah adalah firasat yang berkaitan dengan bentuk penciptaan, yaitu memprediksi karakter seseorang dengan mengacu pada bentuk penciptaan.* Hal ini seperti prediksi bahwa seorang itu berakal pendek karena mengacu pada ukuran kepalanya yang di luar batas kewajaran.

Syaikh Muhammad bih Shalih al-Utsaimin mengatakan,

وكثير من الناس يعطيهم الله سبحانه وتعالى علماً بالفراسة ، يعلمون أحوال الإنسان بملامح وجهه ، ونظراته ، وكذلك بعض عباراته ، كما قال الله عز وجل : ( ولتعرفنهم في لحن القول )

_‘Kebanyakan orang yang diberi Allah pengetahuan melalui firasat dapat mengetahui kondisi manusia berdasarkan raut muka, pandangan, dan perkataan mereka seperti yang difirmankan Allah ta’ala dalam surat Muhammad ayat 30.’_ [Tafsir al-Baqarah 3/368].

Ibnu al-Qayyim mengatakan bahwa firasat ini kebanyakan terkait dengan mata karena mata adalah cermin hati dan tanda bagi apa yang tersimpan di dalamnya. Demikian pula dengan lisan, penampilan, keadaan rambut, dan sebagainya. Namun, kata beliau, hal ini harus diperhatikan dengan seksama bahwa seseorang tidak bisa membuat keputusan semata-mata berdasarkan firasat ini semata. Sebab kesalahannya lebih banyak. Tanda-tanda tersebut sekadar sebagai indikator bukan sesuatu yang memastikan.

*Kesimpulannya:*
Dari apa yang disampaikan di atas, diketahui bahwa firasat ada yang terkait dengan keimanan dan bashirah pada diri seseorang, yang mana hal ini tidak dapat dipelajari karena merupakan karunia Allah kepada hamba-Nya yang beriman.

Sedangkan firasat jenis lainnya merupakan kaidah-kaidah yang berasal dari penelitian (qawaid istiqraiyah) yang dapat dipelajari; bisa dikuasai orang muslim maupun kafir; serta bisa bernilai benar dan salah. Oleh karenanya, dia sekadar petunjuk dan tanda, serta terkadang dalam banyak kondisi tidak memberikan kepastian yang kuat. *Berdasarkan hal ini, tidak sepatutnya bila ada seseorang mengklaim dirinya memiliki firasat untuk kemudian digunakan memprediksi kepribadian seseorang atau memperkirakan suatu kejadian. Apalagi jika hal itu sampai dipromosikan, maka ada indikasi kuat terdapat unsur penipuan dan perdukunan yang dipraktikkan di dalamnya.*

Wallahu a’lam.

Demikian. Semoga dapat dipahami.

═══ ¤❁✿❁¤ ═══
*Daftar Broadcast Belajar Tauhid*
Ketik nama-Daerah-BT
Contoh: Boris-Jakarta-BT
kirim ke 087871995959
═══ ¤❁✿❁¤ ═══
*Facebook Fanspage:* Belajar Tauhid
*Instagram:* Belajar Tauhid
*Telegram:* https://t.me/belajartawhid
═══ ¤❁✿❁¤ ═══

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s