Hati, tenanglah engkau…

Syaikh as-Si’diy rahimahullah pernah berkata, الحفيظ: الذي حفظ ما خلقه، وأحاط علمه بما أوجده، وحفظ أولياءه من وقوعهم في الذنوب والهلكات، ولطف بهم في الحركات، والسكنات، “al-Hafizh adalah Zat yang menjaga setiap apa yang dicipta-Nya. Ilmu-Nya meliputi setiap yang diadakan-Nya. Menjaga para kekasih-Nya agar mereka tidak terjerumus ke dalam dosa dan kebinasaan. Dia bersikap lembut…

Nikmat Keamanan

Rasa aman merupakan salah satu nikmat Allah yang besar dan salah satu pilar asasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, karena menurut sifat dasarnya, meskipun manusia hidup di tengah bangsa yang berperadaban tinggi, berkemajuan, dan berekonomi kuat, dia tak akan mampu hidup dengan baik di tengah suasana yang dipenuhi ketakutan dan kekhawatiran.

Kosongkan hatimu dari selain-Nya

📌 Dulu, saya pernah berkunjung ke kantor wakil dekan di salah satu fakultas. Saya telah menyusun presentasi dari salah satu makalahku untuk dikoreksi oleh beliau. Kemudian ketika aku ingin menjelaskan sebagian pembahasan secara terperinci, beliau berkata, “Stop. Tidak perlu anda menjelaskannya. Saya sibuk!” 📌 Manusia tidak ingin jika engkau merepotkan dan menyibukkannya. Adapun Allah, Dia…

Makna Loyalitas (al-Wala) dan Disloyalitas (al-Bara)

_*Mufti: asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah*_ *Pertanyaan:* الرجاء من فضيلتكم توضيح الولاء والبراء لمن يكون؟ وهل يجوز موالاة الكفار❓ _”Diharapkan kepada Syaikh untuk menjelaskan pengertian al-wala  dan  al-Bara. Kepada  siapakah diberikan? Apakah  boleh  memberikan al-wala kepada orang kafir?”_ *Jawaban:* الولاء والبراء معناه محبة المؤمنين وموالاتهم، وبغض الكافرين ومعاداتهم، والبراءة منهم ومن دينهم، هذا هو…

Pembatal dan Pengurang Tauhid

Terdapat sejumlah hal yang dapat membatalkan dan mengurangi tauhid. Pembatal tauhid adalah segala sesuatu yang dapat membatalkan amal shalih dan agama secara keseluruhan, yaitu kesyirikan, kemunafikan, dan kekufuran akbar. Semua hal itu pembatal tauhid yang membatalkan pokok tauhid dan meruntuhkannya dari dasar.

Kompas Hati

Mengapa kita perlu menunggu bencana untuk mengembalikan kita kepada-Nya? Mengapa perlu ada musibah agar kita ingat kepada-Nya? Mengapa perlu ada masalah terlebih dulu agar kita kembali ke masjid?

Merealisasikan dan Menyempurnakan Tauhid

Tahqiq tauhid, merealisasikan tauhid merupakan derajat, kedudukan, dan tingkatan yang tinggi lagi mulia. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan bahwa seorang yang merealisasikan tauhid akan memasuki surga di hari kiamat kelak tanpa hisab dan tanpa adzab.

Tanda hati yang keras dan beku

⚠ *Salah satu tanda hati yang keras dan beku  adalah sulit dan minimnya mata menangis karena takut kepada Allah ta’ala* Allah ta’ala berfirman memuji orang-orang beriman dari kalangan ahli kitab,  وَإِذَا سَمِعُوا مَا أُنْزِلَ إِلَى الرَّسُولِ تَرَى أَعْيُنَهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ مِمَّا عَرَفُوا مِنَ الْحَقِّ يَقُولُونَ رَبَّنَا آَمَنَّا فَاكْتُبْنَا مَعَ الشَّاهِدِينَ _“Dan apabila mereka mendengarkan…

Definisi dan Hakikat Tauhid

Kata tauhid merupakan mashdar dari fi’il wahhada yuwahhidu tauhidan. Tauhid merupakan akar kata yang menunjukkan pengesaan.